Lompat ke isi utama

Berita

Ciptakan Lingkungan Kerja Aman bagi Pengawas Perempuan, Bawaslu Pulang Pisau Gandeng DP3A

Dokumentasi Bawaslu Pulang Pisau

Foto bersama setelah acara sekaligus penyerahan sertifikat dan sovenir dari Bawaslu Pulang Pisau kepada narasumber Ira Udayana, Amd., Gz

Pulang Pisau – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual, Bawaslu Kabupaten Pulang Pisau menggelar rapat dalam kantor terkait kajian hukum dan tindak lanjut Pokja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan Bawaslu Pulang Pisau, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Pulang Pisau, yakni Ira Udayana, Loria Dwi Sara, dan Azmi Riyadi.

Rapat dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Pulang Pisau Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas, Siti Rahmawati.

Turut hadir Ketua Bawaslu Pulang Pisau Zahrotul Mufidah, Anggota Bawaslu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Rendy Michael Christian, Koordinator Sekretariat Ahmad Lukman Noor, serta seluruh pegawai di lingkungan Bawaslu Pulang Pisau.

Dalam sambutannya, Siti Rahmawati menyampaikan bahwa pembentukan lingkungan kerja yang aman menjadi tanggung jawab bersama, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada pengawas perempuan di lingkungan kerja Bawaslu.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat pemahaman seluruh jajaran terkait pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di tempat kerja. Lingkungan kerja yang aman dan saling menghormati akan mendukung profesionalitas dan integritas lembaga,” ujarnya.

Narasumber dari DP3A Kabupaten Pulang Pisau memaparkan mengenai pentingnya mekanisme perlindungan perempuan, langkah pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kerja, hingga penguatan peran Pokja PPKS dalam menciptakan ruang kerja yang inklusif dan aman bagi seluruh pegawai.

Ketua Bawaslu Pulang Pisau Zahrotul Mufidah menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
“Bawaslu Pulang Pisau berkomitmen membangun budaya kerja yang menghargai hak, martabat, dan rasa aman setiap pegawai, khususnya pengawas perempuan,” tegasnya.

Melalui rapat tersebut, diharapkan Pokja PPKS di lingkungan Bawaslu Pulang Pisau dapat semakin optimal dalam menjalankan fungsi pencegahan, pendampingan, serta penanganan terhadap potensi kekerasan seksual di lingkungan kerja.

Dokumentasi Bawaslu Pulang Pisau

Penulis : Siti Rahmawati

Foto : Muhammad Hilmy